Minuman Soda: Efek Samping dan Batas Aman Konsumsinya

Tahukah Anda, di balik kesegaran minuman soda yang gemar menjadi konsumsi publik ternyata dapat menimbulkan efek samping yang notabennya buruk loh bagi tubuh. Lalu, seberapa sih takaran yang tepat sebagai batas aman bagi tubuh kita boleh mengonsumsi soda? Temukan jawabannya pada ulasan berikut.

Berkaca pada masyarakat Indonesia yang gemar mengkonsumsi berbagai jenis makanan dan minuman. Terlebih pada kondisi tertentu, seperti cuaca yang sangat terik, acara kumpul keluarga, hingga sekedar bersantai di rumah, pasti pilihan utama ya minuman yang menyegarkan, yakni minuman soda.

Berangkat dari rasanya yang khas tidak hanya menyegarkan, tetapi juga memberi efek dan sensasi yang berbeda. Menjadikan minuman soda favorit pada banyak kondisi dan kalangan.

Melihat dari ingredients yang nampak sangat sederhana, seperti gula, air, soda, dan perasa. Namun jangan salah, biasanya masih melalui proses karbonasi dengan tekanan tinggi, bahkan pencampuran pengawet, pemanis buatan, dan zat-zat lain. Sadarkah kalian, bahwa efek samping yang ditimbulkan bisa sangat berbahaya bagi kesehatan apabila dikonsumsi berlebih.

Simak, Apa Saja Efek Samping Minuman Bersoda? Bagaimana Dampaknya Bagi Kesehatan?

Minuman soda yang dikonsumsi berlebih bahkan tiap hari, akan menimbulkan efek samping hingga dampak serius bagi tubuh. Efek samping yang langsung dapat dirasakan seperti kembung hingga mual. Bahkan bagi remaja, dapat memicu timbulnya jerawat pada wajah karena kandungan gula yang sangat tinggi. Selengkapnya, simak penjelasan berikut!

  1. Tubuh Kekurangan Vitamin 

Minuman soda mengandung asam yang dapat mengurangi fungsi kalsium yang masuk dalam tubuh. Terlebih soda juga cenderung menolak reaksi dengan susu yang mana mengandung vitamin dan kalsium.

Kondisi yang menghambat penyerapan zat-zat berguna dalam tubuh seperti itu, akan menyebabkan melemahkan fungsi tubuh lainnya, seperti melemahnya tulang, pengeroposan, bahkan mempengaruhi masalah pertumbuhan.

  1. Gangguan Kesehatan Serius

Tingkat gula yang terkandung dalam minuman soda terbilang sangat tinggi. Soda bahkan mengandung gula hingga lebih dari 200 kalori. Lebih banyak dari kebutuhan gula normal harian untuk tubuh.

Berdasarkan kondisi tersebut, dampaknya dapat berupa obesitas karena penumpukan lemak, tekanan darah tinggi, naiknya gula darah yang dapat memicu diabetes, hingga muncul penyakit serius lainnya.

Kandungan benzena akibat pencampuran bahan berbahaya seperti asam benzoat, logam, dan asam askorbat dalam minuman soda dapat memicu kanker.

  1. Pengikisan dan Kerusakan Gigi

Minuman soda yang beredar di pasaran terlampau banyak menggunakan pemanis buatan yang dapat menyebabkan pengikisan dan masalah kerusakan gigi lainnya.

Selain kandungan gula, asam dalam minuman soda dapat mempercepat pengikisan dan kerusakan gigi.

 

Lalu, Seberapa Batas Aman Mengkonsumsi Minuman Soda Bagi Tubuh?

Konsumsi minuman soda tidak sepenuhnya dilarang, tetapi penting memperhatikan porsi yang masuk ke dalam tubuh. Ditambah lagi kondisi tubuh dan penyakit bawaan. Berikut, simak penjelasan lebih lanjut!

Ketika mengkonsumsi minuman soda, pertama yang harus diperhatikan ialah ingredients. Karena tiap jenis soda maupun merek memiliki ingredients dan takaran yang berbeda. Perhatikan tiap-tiap kandungan, terlebih penggunaan gula.

Merujuk pada pernyataan Kementerian Kesehatan RI, kadar gula normal yang boleh dikonsumsi tubuh dalam satu hari adalah 50 gram. 

Pada banyak kasus, minuman soda mengandung gula rata-rata di atas 60 gram pada satu kemasan. Kondisi tersebut, sekali minum pun telah melewati batas maksimal tubuh mengkonsumsi gula. 

Dari segi kalori yang diperlukan tubuh per hari berkisar pada 2000 kalori. Pada minuman bersoda dapat mengandung lebih dari 200 kalori. Padahal kita masih memerlukan pemasukan kalori dari makanan dan lain-lain. Jadi, dari segi ingredients dapat menjadi bahan pertimbangan dan patokan konsumsi. 

Perlu diingat bahwa konsumsi minuman soda berlebih dan jangka panjang telah terbukti lebih banyak memberikan efek samping negatif dari pada hanya sekedar kesenangan dan kesegaran sesaat. Konsumsi sesekali dengan takaran yang cukup dan hanya pada saat-saat tertentu tidak menjadi masalah. Namun, alangkah lebih baik jika dikurangi dan dikonsumsi seminimal mungkin. Agar terhindar dari efek-efek buruk yang mungkin ditimbulkan, dapat diimbangi dengan olahraga dan berpola hidup sehat.

 

saat minum minuman soda dapat dibarengi dengan main game penghasil uang

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top