Siklus Lengkap Daur Hidup Nyamuk dengan Gambarnya

Anda pasti sudah tidak asing dengan jenis serangga yang satu ini. Nyamuk menjadi salah satu jenis hewan dengan proses daur hidup yang sempurna. Daur hidup nyamuk itu ada 4 tahap, yakni telur, larva, pupa, sampai nyamuk dewasa. Proses daur hidup ini dimulai setelah nyamuk jantan mengawini nyamuk betina, kemudian mereka akan segera mencari darah untuk menutrisi telurnya.

Pada umumnya, nyamuk memerlukan waktu 3-4 hari setelah menghisap darah sampai akhirnya telur tersebut terbentuk. Nah, berikut ini akan saya tunjukan fase lengkap dari urutan siklus daur hidup nyamuk mulai dari telur sampai menjadi nyamuk biasa.

  1. Telur

Telur adalah urutan siklus daur hidup nyamuk yang pertama. Nyamuk betina dapat bertelur hingga 100-300 butir dalam satu kali pembuahan. Hal tersebut tergantung dari jenis spesies nyamuk.

Pada umumnya para induk nyamuk akan mencari tempat atau lingkungan yang lembab seperti kubangan air. Nyamuk induk menggunakan sensor yang ada di bawah perutnya untuk mengukur suhu dan lembapan yang tepat untuk mereka singgahi. Kemudian mereka akan mengerami telurnya hingga menetas menjadi larva.

  1. Larva

Istilah jentik nyamuk mungkin lebih populer dibandingkan Larva. Larva adalah urutan siklus selanjutnya pada daur hidup nyamuk. Pada siklus ini nyamuk dapat berganti kulit sebanyak 4 kali yang biasa disebut dengan istilah instar satu, instar dua, dan instar 3.

Pergantian kulit telur nyamuk akan diikuti dengan perubahan ukuran nyamuk sebelum akhirnya mereka masuk di masa transisi pupa. Siklus inkubasi ini berlangsung sekitar 5-10 hari bergantung pada makanan, suhu lingkungan atau tempat mereka bertelur, dan kehadiran predator lain.

Bentuk dan ciri-ciri larva akan berbeda-beda satu sama lain, sesuai dengan spesiesnya masing-masing. Sebagai contoh bentuk larva nyamuk dari spesies Culex  yang memiliki bentuk seperti pipa (siphon) langsing dan terdapat bulu-bulu halus disekitar larva yang tidak beraturan. Selain itu larva jenis ini juga menggantung di tanaman air. Berbeda dengan larva nyamuk dari spesies Anopheles yang tidak memiliki sphon.

  1. Pupa

Urutan siklus daur hidup nyamuk setelah larva adalah pupa. Siklus ini adalah waktu istirahat atau bisa disebut fase jeda untuk nyamuk sebelum berubah menjadi nyamuk dewasa. Sama halnya seperti kupu-kupu saat masih menjadi kepompong, nyamuk dalam pupa juga tidak membutuhkan makanan atau minum.

Agar tetap bertahan hidup, pupa akan memunculkan dua antena ke permukaan. Antena ini berfungsi untuk pernapasan nyamuk dalam pupa. Pada siklus ini, pupa sangat rentan mengalami kebocoran. Itu lah sebabnya pada siklus ini pula kemungkinan banyak larva nyamuk yang gagal menjadi nyamuk dewasa.

  1. Nyamuk Dewasa

Jika organ tubuh nyamuk seperti kaki, perut, dada, sayap, antena, mata, dan belalai terbentuk dengan sempurna, maka nyamuk siap untuk terbang. Setelah menjadi Nyamuk Dewasa, umumnya mereka akan beristirahat sebentar di permukaan air untuk mengeringkan tubuh agar bisa terbang.

Biasanya nyamuk jantan akan lebih dulu keluar dari pupa dibandingkan nyamuk betina. Ini adalah siklus terakhir sampai akhirnya nyamuk-nyamuk dewasa ini akan kembali berproduksi dan mengulangi siklus daur hidup mereka.

Nah, itu lah penjelasan mengenai urutan siklus daur hidup nyamuk. Sebagai serangga yang paling mematikan, Anda harus berhati-hati dan terus menjaga kebersihan lingkungan sekitar Anda. Serangga ini memiliki banyak spesies dan banyak pula yang berbahaya jika nyamuk tersebut menggigit Anda. Gigitan nyamuk inilah yang dapat menyebabkan demam berdarah.  Nyamuk juga mudah hidup dan berkemang biak di lingkungan sekitar Anda. jadi pastikan genangan air di lingkungan Anda steril dari jentik-jentik nyamuk.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top