Jl. H.R. Rasuna Said Blok X-5 Kav. 4-9 Kuningan, Jakarta 12950
klinikkemenkes@gmail.com

Simtomatik Chikungunya : Gejala dan Obat Paling Ampuh

Simtomatik Chikungunya : Gejala dan Obat Paling Ampuh

Simtomatik Chikungunya : Gejala dan Obat Paling Ampuh

Penyakit Simtomatik Chikungunya telah menjadi suatu ancaman yang besar bagi orang-orang, karena penyakit ini akan merusak kualitas hidup mereka. Mengapa dapat dikatakan seperti itu? Karena, penyakit ini dapat menimbulkan gejala yang cukup berat yang dapat mengganggu aktivitas bagi para penderitanya.

Untuk mengenal lebih dalam mengenai Chikungunya dan gejala yang dialami penderita ketika terkena penyakit ini serta obat yang paling ampuh untuk menyembuhkannya, Anda dapat simak ulasan di bawah ini!

Mengenal Simtomatik Chikungunya

Mengenal Simtomatik Chikungunya

Chikungunya merupakan virus yang disebabkan oleh gigitan nyamuk bernama ADES dan dapat menyebar ke manusia. Walaupun penyakit yang disebabkan oleh virus tersebut tidak ditularkan oleh manusia, namun nyamuk yang terinfeksi dapat menularkan virus Chikungunya yang dapat menyebabkan gejala yang dapat membuat tubuh menjadi tidak nyaman. Tetapi tak usah khawatir, karena kebanyakan orang tidak meninggal akibat terinfeksi penyakit ini.

Namun, yang akan dirasakan oleh si penderita ketika terkena penyakit ini mungkin akan mengalami sendi yang nyeri yang mungkin akan berjalan selama satu minggu lebih bahkan hingga satu bulan lebih setelah infeksi awal. Hal tersebut tentunya akan sangat mengganggu aktivitas tubuh dan kualitas hidup.

Gejala yang Dialami Ketika Terkena Chikungunya

Jika Anda telah terinfeksi Simtomatik Chikungunya, Anda mungkin mulai mengalami berbagai gejala seperti yang akan disebutkan dibawah ini :

1. Demam

Demam

Demam yang cukup tinggi menjadi salah satu dari gejala penyakit Chikungunya yang paling utama. Jika Anda terkena infeksi virus ini, maka gejala yang seringkali dimulai dengan demam yang muncul secara tiba-tiba serta meningkatnya suhu tubuh. Suhu yang tinggi biasanya akan mencapai lebih dari 39 derajat Celcius yang disertai dengan gejala lain seperti nyeri pada persendian, otot-otot terasa nyeri, hingga sakit kepala.

2. Pembengkakan dan Nyeri pada Persendian

Pembengkakan dan Nyeri pada Persendian

Mengalami kenyerian pada sendi menjadi salah satu ciri khas dari Chikungunya. Setelah terinfeksi virus ini, banyak orang mengalami nyeri sendi yang dahsyat yang akan mengganggu pergerakan Anda. Gejala tersebut dapat berjalan dalam berminggu-minggu hingga beberapa bulan setelah infeksi awal, dan ada juga yang mengalami gejala ini selama bertahun-tahun.

Beberapa orang menggambarkan nyeri ini sebagai rasa sakit yang sangat menusuk atau nyeri yang tajam. Nyeri ini dapat terjadi di beberapa sendi tubuh, termasuk pergelangan tangan, lutut, pergelangan kaki, sendi-sendi jari tangan, sendi bahu, sendi pinggul, dan yang lainnya.

3. Kepala Terasa Sakit

Kepala Terasa Sakit

Gejala ini merupakan gejala umum dari infeksi Chikungunya. Beberapa orang yang terinfeksi virus ini akan mengalami sakit kepala yang berat yang dapat terjadi pada awal infeksi atau dapat muncul secara bersamaan dengan gejala lainnya seperti demam dengan suhu tinggi, sendi nyeri, hingga kelelahan.

4. Otot Terasa Nyeri

Otot Terasa Nyeri

Gejala nyeri otot yang parah dapat menyebabkan ketidaknyamanan yang akan sangat mengganggu bagi para penderitanya dan bahkan akan membatasi kemampuan seseorang untuk bergerak atau melakukan aktivitas fisik.

5. Ruam pada Permukaan Kulit

Ruam pada Permukaan Kulit

Sebagian orang yang terinfeksi Chikungunya mungkin akan mengalami ruam pada permukaan kulitnya. Ruam kulit yang muncul biasanya berbentuk bercak-bercak dengan warna merah yang akan menimbulkan kegatalan yang dapat mengganggu aktivitas. Ruam merah tersebut dapat muncul di beberapa bagian tubuh, termasuk wajah, lengan, dan kaki.

Gejala-gejala di atas, mungkin akan mulai terlihat tiga sampai tujuh hari setelah gigitan oleh nyamuk yang terinfeksi. Walaupun jarang menyebabkan kematian, namun gejalanya bisa parah. Jika Anda mengalami beberapa gejala yang sudah disebutkan diatas setelah terpapar nyamuk yang membawa virus Chikungunya, sangat disarankan untuk segera melakukan perawatan medis agar tidak menimbulkan gejala yang lebih serius dan berbahaya.

Cara Mencegah Chikungunya

Untuk membantu dalam membatasi paparan nyamuk Chikungunya, terdapat cara yang mudah. Beberapa caranya yaitu :

1. Sering Menguras Bak Air

Nyamuk Aedes yang menyebabkan Chikungunya biasanya berkembangbiak di tempat-tempat seperti air yang menggenang, seperti bak mandi, ban mobil yang tidak terpakai, vas bunga, hingga ember yang berisi air. Dengan menguras bak air secara teratur, maka Anda dapat menghilangkan tempat berkenbangbiak bagi nyamuk tersebut sekaligus dapat mencegah terinfeksi virus Chikungunya.

2. Menutup Penampungan Air dengan Rapat

Pastikan di setiap penampungan air dirumah Anda, seperti tangki air, drum, atau bak mandi, ditutup dengan rapat. Hal tersebut akan membantu Anda dalam mencegah nyamuk betina untuk bertelur didalamnya.

3. Gunakan Obat Nyamuk yang mengandung DEET

Memakai obat untuk mengusir nyamuk yang mempunyai bahan aktif seperti DEET atau Diethyl Meta Toluamide dapat membantu Anda dalam melindungi kulit dari gigitan nyamuk yang berpotensi menyebabkan Simtomatik Chikungunya.

4. Membersihkan Sampah yang Menumpuk

Selain dapat berkembangbiak di tempat yang tergenang air, nyamuk Aedes juga dapat berkembangbiak pada tumpukan-tumpukan sampah yang kotor, seperti ban bekas, kaleng, dan botol plastik. Pastikan untuk membersihkan semua sampah di sekitar rumah secara rutin agar tidak menjadi tempat berkembangbiak bagi nyamuk.

Selain yang sudah disebutkan diatas, ada juga cara yang paling sederhana dan gampang dalam mencegah Chikungunya, yaitu selalu mengenakan pakaian dengan lengan panjang serta celana panjang. Dengan menerapkan cara-cara pencegahan tersebut, dapat membantu mengurangi risiko terinfeksi Chikungunya dengan cara mengurangi paparan terhadap nyamuk pembawa virus .

Bagaimana Cara Melakukan Perawatan dan Pengobatan Chikungunya?

Untuk saat ini, belum tersedia pengobatan dan perawatan yang dilakukan secara khusus untuk penyakit ini. Jadi, pengobatan yang dilakukan pada orang yang terkena virus ini dilakukan hanya untuk mengurangi berbagai gejalanya saja. Namun Anda dapat melakukan perawatan sendiri dengan beberapa cara dibawah ini :

1. Mengkonsumsi Obat Antipiretik untuk Penurun Demam

Meminum obat seperti paracetamol atau ibuprofen dapat Anda gunakan untuk membantu menurunkan demam. Namun, Anda harus mengikuti dosis yang disarankan oleh dokter atau tabel informasi pada kemasan, agar tidak mengalami overdosis.

2. Menggunakan Obat Analgesik untuk Mengurangi Rasa Sakit pada Sendi

Salah satu obat analgesik yang dapat membantu Anda untuk meredakan sakit pada otot dan sendi adalah paracetamol. Obat ini sudah umum digunakan untuk meredakan sakit sendi dan demam, namun jika Anda ingin mengkonsumsi obat tersebut, pastikan untuk tidak melebihi dosis yang ditentukan.

3. Meminum Cairan yang Cukup

Cara tersebut menjadi cara yang paling penting untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi adalah dengan minum cairan yang banyak, seperti air putih, jus buah, atau minuman elektrolit. Minuman-minuman tersebut akan membantu Anda dalam mencegah dehidrasi dan mendukung masa pemulihan Anda dari gejala Chikungunya.

4. Beristirahat

Beristirahat merupakan cara perawatan yang terbaik dalam meredakan penyakit Chikungunya. Dimana, istirahat yang cukup dapat membantu tubuh dalam melawan infeksi. Usahakan agar tidur dengan waktu yang cukup.

Itu tadi beberapa ulasan yang menjelaskan mengenai apa itu Simtomatik Chikungunya hingga Cara Perawatan dan Pengobatannya. Melakukan perawatan serta pengobatan pada dokter mungkin akan menjadi cara yang paling efektif, jadi jangan sampai telat untuk periksa ke dokter!