Perkembangan Bayi dari 2 Bulan, 3 Bulan Hingga 7 Bulan yang Harus Diketahui

Memiliki buah hati tentu menjadi idaman banyak orang. Apalagi bagi mereka yang baru saja menikah. Pasti mereka akan menunggu saat-saat pengantin wanita hamil. Saat hamil ini, para wanita akan mengalami perubahan pada tubuhnya. Mulai dari berat badannya sampai nafsu makan yang berubah. Namun hal ini akan terbayar saat bayi sudah lahir ke dunia. Setelah itu orangtua tentu sangat berhati-hati dalam mengasuh buah hatinya. Nah, daripada penasaran, yuk simak ulasan perkembangan bayi dari 2 bulan, 3 bulan sampai 7 bulan berikut ini. Supaya Anda bisa memantau perkembangan si kecil dengan tepat.

Perkembangan Bayi Usia 2 Bulan

Pada usia perkembangan 2 bulan, bayi perempuan biasanya memiliki berat 3,6 – 4,8 kg, lalu bayi laki-laki, tidak jauh dari itu. Di usia ini juga bayi akan mulai dapat merespon senyuman dari orang lain. Jadi ketika ia melihat sesuatu yang menarik, bayi akan nampak fokus dan memperhatikan. Bayi juga mulai bisa merespon rasa senang dengan gerakan tangan, kaki, senyuman, atau suara. Hal ini karena otakĀ  pendengarannya sudah mulai berfungsi lebih optimal.

Perkembangan Bayi Usia 3 Bulan

Kemudian saat bayi berusia 3 bulan, koordinasi mata dan tangannya mulai berkembang lebih pesat. Ia bahkan sudah bisa merasakan halus, kasar, atau berbulu pada beberapa benda yang disentuhnya. Lalu ketika menginginkan sesuatu yang menarik, seperti mainan, ia akan mencoba untuk menjangkaunya. Maka saat inilah orangtua perlu menstimulasi perkembangan motorik bayi melalui mainan. Selain itu, bayi juga akan mulai memilih dengan siapa ia akan berinteraksi dan menunjukkan atensinya ketika diajak bicara.

Perkembangan Bayi Usia 4 Bulan

Selanjutnya masuk ke usia bayi 4 bulan, di mana biasanya bayi mulai bisa membalikkan badannya sendiri. Beberapa bahkan sudah bisa tengkurap dan kembali telentang dengan sendirinya. Untuk bicaranya, bayi juga sudah berceloteh dan mengeluarkan sedikit suara, seperti ba-ba, ma-ma, dan celotehan lainnya. Berat badannya juga sudah mulai bertambah, yaitu sekitar 5-8 kg. Pada saat hendak digendong, kepala dan pundaknya juga mulai kencang dan tegak. Begitu juga dengan koordinasi tangan dan matanya yang sudah lebih baik. Jadi ketika diletakkan dalam posisi telentang dan diberikan mainan di atasnya, bayi sudah mulai tenang dengan bermain sendiri.

Perkembangan Bayi Usia 5 Bulan

Adapun perkembangan bayi yang signifikan di usia ini umumnya adalah kemampuannya untuk duduk. Meskipun masih harus ditopang, namun bayi yang sudah bisa tengkurap sendiri, juga akan lebih nyaman saat dipangku dengan posisi setengah duduk. Jika ditimang seperti bayi usia 2 bulan, biasanya ia akan menggeliat tidak nyaman. Bayi juga sudah mulai mampu menjangkau mainan dan memperhatikannya. Lalu saat diajak bicara, ia sudah lebih memperhatikan. Apalagi saat dijak tersenyum dan tertawa. Suaranya pun sudah mulai keluar, meski hanya beberapa suku kata saja. Lalu ia juga sudah bisa menangis saat menginginkan sesuatu, seperti ditinggal orangtua atau saat kelelahan.

Perkembangan Bayi Usia 6 Bulan

Memasuki usia 5 bulan, perkembangan motorik anak sudah mulai kencang. Seperti kekuatan kepala, leher, lengan, dan kakinya. Jadi mereka akan lebih aktif untuk berguling maupun tengkurap. Di usia ini juga beberapa bayi sudah lancar merangkak. Jadi sebagai orangtua, harus hati-hati menjaga buah hatinya saat usia 6 bulan. Lalu untuk makanan, bayi juga sudah mulai bisa mengonsumsi makanan padat seperti bubur, tim, atau roti. Namun saat memberikan makanan padat pada bayi, ibu juga perlu berhati-hati. Karena beberapa anak memiliki alergi terhadap beberapa makanan, terutama susu sapi.

Perkembangan Bayi Usia 7 Bulan

Jika di usia 6 bulan beberapa bayi mulai merangkak, maka pada usia 7 bulan rata-rata bayi sudah merangkak dengan lebih kuat. Koordinasi otot lengan dan kepalanya sudah mulai optimal. Untuk bobotnya juga bisa mencapai 10 kg di usia ini. Nah, selain merangkak, bayi biasanya juga akan duduk sesekali. Lalu mereka juga sudah mampu menahan badan dengan tangan dan memutar badannya saat duduk. Untuk berkomunikasi, bayi juga sudah mulai paham dengan intruksi seperti perintah atau larangan.

Nah, itulah tadi perkembangan bayi 2 bulan, 3 bulan sampai 7 bulan yang penting untuk Anda ketahui. Setiap bayi mungkin memiliki perkembangan yang berbeda-beda. Namun ketika bayi Anda terlaku terlambat perkembangannnya, maka cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter. Baik perkembangan fisik, motorik, maupun sosialnya. Dengan begitu, ketika ada masalah tertentu, dokter dapat melakukan penangananĀ  dengan segera. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda untuk memantau perkembangan buah hati setiap bulannya ya.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top