Pengertian dan Contoh Plasma Nutfah

Plasma nutfah, apakah hal tersebut terdengar asing di telinga Anda? Plasma nutfah atau sumber daya genetic ini telah dimanfaatkan dalam berbagai hal. Plasma nutfah seringkali disalah artikan sebagai keanekaragaman hayati atau kumpulan spesies tanaman. 

Kenapa plasma nutfah terdengar asing, walaupun sudah dimanfaatkan dalam berbagai hal? Ini karena kurangnya edukasi atau penyampaian yang benar mengenai plasma nutfah, sehingga masyarakat sering menyalah artikan bahkan tidak mengetahui mengenai plasma nutfah. Agar Anda memahami lebih lanjut, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu mengenai pengertian plasma nutfah serta contoh-contohnya. Simak penjelasan berikut ini. 

Pengertian Plasma Nutfah 

Plasma nutfah merupakan bahan yang berasal dari tumbuhan, hewan serta jasad renik yang memiliki fungsi serta kemampuan untuk mewariskan sifat. Plasma nutfah adalah salah satu bahan dasar untuk merakit varietas unggul yang memiliki sifat seperti produktivitas tinggi, tahan terhadap hama serta penyakit serta memiliki mutu yang sesuai dengan selera masyarakat. 

Setelah mengetahui mengenai pengertian plasma nutfah, agar lebih jelas Anda dapat mengetahui contoh-contoh plasma nutfah berikut ini. 

Contoh-Contoh Plasma Nutfah 

  • Plasma nutfah padi (oryza sativa) 

Padi merupakan bahan makanan pokok bagi sebagian besar masyarakat Indonesia serta masyarakat di Asia. Padi memiliki kadar amilosa sekitar 4% hingga 30% selain kadar amilosa padi mengandung protein, beberapa mineral seperti zat besi (Fe) serta zinc (Zn). 

  • Plasma nutfah jagung (zea mays) 

Jagung dapat dibudidayakan hingga ketinggian 3600 mdpl. Selain itu jagung merupakan sumber karbohidrat serta memiliki tryptophan dan lysine. Jagung dapat dimanfaatkan sebagai sumber karbohidrat, snack, sayuran bahkan sebagai makanan ternak. 

  • Plasma nutfah sorgum (sorghum bicolor L. (Moench))

Sorgum merupakan sumber karbohidrat yang dapat dimanfaatkan sebagai pengganti nasi, tepung sorgum dapat digunakan sebagai bahan membuat kue, sebagai bahan untuk membuat lem serta bir, daun sorgum dapat dimanfaatkan sebagai makanan ternak, batang pohon sorgum dapat diolah menjadi sirup karena memiliki kadar gula yang tinggi. 

  • Plasma nutfah ubi jalar (ipomoea batatas) 

Ubi jalar merupakan makanan pokok di beberapa negara dan daerah di Indonesia, selain itu sayur serta batang ubi jalar dimanfaatkan sebagai sayur. Ubi jalar memiliki gizi tinggi, karena memiliki kandungan karbohidrat, vitamin A, C, K serta zat besi. 

  • Plasma nutfah ubi kayu (manihot esculenta) 

Ubi kayu atau singkong menyebar di Asia pada abad ke 17. Singkong menjadi salah satu bahan makanan serta bahan baku industri dan makanan ternak. Ubi kayu memiliki kandungan air 60%, pati 25% hingga 35%, protein, mineral, serat, kalsium bahkan fosfat. Singkong merupakan plasma nutfah yang menjadi sumber energi lebih tinggi dibandingkan dengan padi, ubi jalar dan sorgum. 

  • Plasma nutfah kacang tanah (arachis hypogea) 

Kacang tanah dimanfaatkan sebagai bahan makanan, seperti pelengkap sayuran, kacang rebus, kacang goreng sebagai snack, ditanam sehingga menjadi tauge, diolah menjadi minyak kacang dan lain sebagainya. Kacang memiliki kandungan protein, adam amino, fenilalanin, histidine, lisin, lonoleat dan lain sebagainya. Selain itu kacang tanah juga mengandung anti oksidan yang baik untuk detoks tubuh. 

Nah itulah pengertian plasma nutfah serta contoh-contoh plasma nutfah yang dapat Anda ketahui. Contoh plasma nutfah di atas merupakan bahan-bahan yang dapat Anda temui dengan mudah di Indonesia. Setelah mengetahui mengenai plasma nutfah, Anda dapat merakit varietas unggul dari plasma nutfah sebelumnya agar menciptakan varietas unggul dari indukan atau plasma nutfah sebelumnya. 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top