Mengenal Perbedaan Serat Filamen Dan Serat Dari Stapel

Di dalam dunia tekstil, terdapat dua jenis serat yang terbuat dari bulu hewan, namun memiliki panjang yang berbeda. Yaitu serat stapel dan serat filamen. Serat stapel yaitu serat yang terbuat dari bulu domba dan merupakan jenis serat yang pendek. Dimana serat ini hanya memiliki panjang sekitar 6 inchi. Selain terbuat dari bulu domba, serat stapel juga bisa terbentuk secara alami. Dimana biasanya serat ini dihasilkan dari serat-serat alam contohnya serat buah kapas.

Sedangkan serat filamen adalah serat yang terbuat dari larva ulat sutera dan merupakan jenis serat yang panjang. Serat yang satu ini juga bisa terbentuk secara alami, salah satunya terbuat dari kepompong ulat sutera. 

Serat yang terbuat dari hewan sangat digemari oleh orang-orang mancanegara, khususnya Eropa. Sebab, serat yang berasal dari hewan biasanya memiliki tekstur yang lebih lembut dan halus. Adapun sifat serat hewan yang menghangatkan, membuat orang-orang yang tinggal di daerah subtropis sangat menyukai serat ini.

Umumnya, bagian hewan yang dimanfaatkan untuk membuat serat adalah bagian bulu. Bulu hewan yang paling dicari untuk diolah menjadi serat adalah stapel dan filamen.

     1.Serat Filamen

Serat filamen adalah serat yang bentuknya menyerupai jaringan. Misalnya, serat yang berasal dari kepompong ulat sutera. Dari kepompong ini nantinya akan dipintal menjadi benang. Karakteristik dari bahan serat ini ada di bagian permukaan seratnya, mulai dari kehalusannya, kekuatan, kemuluran, daya serap, dan juga elastisitas. 

Sedangkan serat yang terbuat dari kapas memiliki karakteristik sedikit kaku, mudah kusut, mudah menyerap keringat, dan lainnya.

     2 . Serat Stapel

Serat stapel merupakan serat yang terbentuk dari bulu hewan, dimana serat ini juga disebut dengan wol. Bulu hewan yang digunakan untuk membuat serat stapel antara lain, domba, unta, kelinci, alpaca, dan lainnya. Namun, bulu hewan yang sering digunakan adalah wol dari bulu domba.

Serat wol ini mempunyai ciri khas yaitu cukup kuat, keriting, elastis, dan tidak berkilau. Selain itu, serat wol juga bisa menahan panas dan tahan terhadap jamur ataupun bakteri.

Berdasarkan karakteristik masing-masing serat di atas, kita bisa melakukan perawatan pada serat alam lebih maksimal. Hal ini bertujuan agar kualitas serat tetap terjaga dan awet.

Nah, itulah beberapa perbedaan serat filamen dan serat dari stapel yang perlu Anda pahami. Kedua serat ini memiliki keunggulannya masing-masing. Jadi, Anda tinggal memilih sesuai dengan kebutuhan maupun keinginan ya.

 

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top