Ketahui Apa Saja yang Menyebabkan Penyakit HIV/AIDS?

Di zaman sekarang ini, banyak sekali orang yang sudah melakukan tindakan di luar norma seperti melakukan seks bebas. Biasanya seseorang yang melakukan tindakan tersebut tidak pernah memikirkan efek samping yang akan menimpa dirinya sendiri.

Mereka tidak memikirkan efek samping apa yang akan diterima saat melakukan seks bebas. Seseorang yang sering melakukan seks bebas akan terjangkit penyakit menular. Penyakit menular yang dimaksud ini tentunya sangat beragam. Namun penyakit yang sering terjadi adalah HIV/AIDS. Penyebab dari penyakit ini sangat beragam, seks bebas adalah salah satu dari penyebab penyakit tersebut.

Namun, pada artikel ini akan membahas mengenai apa itu HIV/AIDS dan apa saja penyebab dari penyakit tersebut, maka dari itu berikut adalah penjelasannya.

Mengenal Apa Itu HIV/AIDS

HIV adalah penyakit infeksi yang dapat menular melalui cairan tertentu. HIV sendiri mempunyai kepanjangan, yaitu Human Immunodeficiency Virus. Penyakit HIV ini dapat menular dengan cepat melalui aktivitas-aktivitas tertentu yang sudah dilakukan. Kebanyakan orang yang mengidap penyakit HIV ini adalah orang yang sering melakukan aktivitas seks bebas atau sering berinteraksi dengan orang yang sudah terjangkit penyakit ini.

Penyakit HIV ini adalah virus yang menyerang sel CD4 yang berada di dalam sistem imun. Yang dimaksud sel CD4 adalah sel darah putih yang bertugas sebagai tameng utama pertahanan tubuh untuk melawan infeksi. 

Beberapa cairan yang dengan cepat bisa menularkan penyakit HIV/AIDS, yaitu ASI, darah, air mani (cairan hasil ejakulasi pria), cairan vagina, cairan pra-ejakulasi, dan cairan anus.

Ketika penyakit HIV sudah masuk ke tubuh seseorang, virus itu akan menguasai sel CD4 dan akan terus berkembang. Lalu sel CD4 akan terus membengkak, pecah, lalu hancur. Kondisi ini akan berkembang menjadi AIDS apabila sel CD4 terus menerus turun kurang dari 2000/ml darah.

Aktivitas Penyebab Utama HIV/AIDS

Ada beberapa aktivitas utama yang berisiko terjangkit penyakit HIV/AIDS, yaitu:

Aktivitas Seks yang Tidak Aman

Melakukan seks anal (penis ke anus) maupun seks vaginal (penis ke vagina). Biasanya seseorang yang sering melakukan hubungan seks dengan orang yang berbeda beda dan tidak menggunakan alat kontrasepsi juga akan mudah terkena penyakit HIV/AIDS. Dan seseorang yang melakukan seks anal juga akan mudah terkena penyakit tersebut, biasanya dilakukan oleh sekelompok gay (penyuka sesama jenis pria).

Penyakit ini memiliki resiko penularan yang sangat cepat apabila pasangan seks memiliki luka terbuka di area vagina. Jika aktivitas seks dilakukan tanpa memakai alat kontrasepsi.

Penularan yang paling rendah terjadi yaitu aktivitas seks oral, penyakit ini dapat tertular kepada seseorang non-HIV yang memiliki luka terbuka di areanya.

Penggunaan Jarum Suntik yang Tidak Steril

Penggunaan jarum suntik yang tidak steril juga salah satu aktivitas utama yang mempunyai resiko tinggi untuk terjangkitnya seseorang dengan penyakit HIV/AIDS. Biasanya jarum suntik dipakai untuk menyuntikkan obat-obat terlarang, seperti narkoba. Penyakit HIV/AIDS banyak diderita orang yang memakai narkoba.

Jarum suntik yang digunakan orang lain akan meninggalkan sisa-sisa darah. Virus penyebab adanya penyakit HIV/AIDS akan bertahan hidup di dalam jarum suntik selama 42 hari setelah kontak pertama kali. Jika jarum yang didalamnya terdapat residu darah tersebut dipakai oleh orang lain, maka orang tersebut mempunyai resiko akan terjangkitnya penyakit HIV/AIDS.

Selain menggunakan jarum suntik yang tidak steril, membuat tato dan membuat tindik badan menggunakan alat yang tidak steril juga menjadi aktivitas yang menyebabkan HIV/AIDS.  

Transfusi Darah

Aktivitas donor darah juga menjadi penyebab yang berisiko terjadinya penularan. Penularan HIV akan terjadi apabila orang yang menerima donor darah dari orang yang menderita HIV. Namun, resiko penularannya sangat rendah. Karena sekarang pendonor darah harus melakukan pengecekan HIV dan infeksi lainnya.

Penyebab Lainnya HIV/AIDS

Penyakit HIV/AIDS tidak akan muncul tanpa adanya sebab. Penyebab HIV/AIDS sangat beragam, maka dari itu sekarang akan membahas apa saja penyebab HIV/AIDS. Berikut adalah beberapa penyebab dari HIV/AIDS, antara lain:

  • Melakukan hubungan seks tanpa menggunakan alat kontrasepsi (kondom), melalui anus, dan bergonta-ganti pasangan.
  • Menggunakan NAPZA suntik, karena biasanya orang yang mengkonsumsi narkotika akan bergantian untuk menggunakan jarum suntik.
  • Melakukan transfusi darah, dan pendonor positif HIV/AIDS.
  • Menderita infeksi menular seks, seperti sipilis yang mengakibatkan munculnya luka terbuka di kelamin penderita.

Resiko Penderita HIV/AIDS

Ketika seseorang sudah terjangkit/tertular oleh HIV/AIDS, mereka akan merasakan resiko yang sangat berbahaya, antara lain tidak dapat memiliki keturunan, dan meninggal dunia.

 

Dengan pembahasan tersebut bisa kita simpulkan, bahwa melakukan hubungan seks bebas mempunyai resiko yang sangat berbahaya. Untuk mencegah penyakit HIV/AIDS yang semakin banyak, kita bisa menghindari untuk melakukan seks bebas dan melakukan hubungan seks setelah menikah dan dengan cara yang benar.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top
Scroll to Top