Hemodialisa : Mencuci Darah Di Luar Tubuh? Bagaiamana Caranya?

Menjaga kesehatan tubuh merupakan hal harus diperhatikan dan merupakan hal yang paling utama dalam diri seseorang, terutama menjaga kesehatan ginjal karena ginjal memiliki peran vital dalam tubuh manusia. Maka jagalah kesehatan ginjal agar terhindar dari penyakit gagal ginjal akut dan kronis, permasalahan gagal ginjal ini meningkat setiap tahunnya bahkan hingga menyebabkan kematian.

Tentunya setiap orang yang memiliki penyakit pasti menginginkan cara untuk sembuh atau akan mencari cara bagaimana pengobatannya. Nah, salah satu pengobatan gagal ginjal yang bisa dilakukan adalah dengan cuci darah atau dikenal dengan hemodialisa cara ini dapat dilakukan untuk seseorang yang mengalami kerusakan fungsi ginjal.

Bicara tentang Hemodialisa sudah tahukah Anda penjelasannya? Ayo kita simak bersama beberapa penjelasan tentang Hemodialisa berikut ini.

Apa Hemodialisa itu?

Proses hemodialisa yaitu pencucian darah yang dilakukan di luar tubuh penderita gagal ginjal, pencucian darah dilakukan untuk membersihkan dan menyaring kotoran zat yang beracun didalam tubuh. Cara ini dilakukan untuk menggantikan fungsi ginjal yang sudah tidak berfungsi secara baik atau ginjal yang sudah rusak.

Pencucian darah menggunakan mesin khusus, dengan cara darah akan dialirkan ke mesin pencuci darah dan mesin akan menyaring darah kotor. Darah akan dimasukan ke dalam mesin ginjal fungsinya untuk menggantikan ginjal yang rusak hingga nantinya ginjal dapat kembali berfungsi, salah satu tindakan ini yang dapat dilakukan untuk penderita masalah ginjal.

Alat yang Digunakan untuk Hemodialisa

Hemodialisa dilakukan setidaknya dengan 3 alat untuk membantu proses pencucian darah, Berikut alat-alat yang digunakan untuk melakukan hemodialisa pada pasien gagal ginjal.

1. Mesin Dialisis

Alat ini merupakan alat ginjal buatan yang digunakan untuk memompa darah, kemudian alat akan memompa darah dari dalam tubuh yang nanti akan dibuat alirkan ke mesin, dan akan mengeluarkan cairan dialisat. Sebelum memompa darah dokter akan membuat akses masuk ke dalam pembuluh darah dan akses ini digunakan sesuai dengan kondisi pasien. Berikut adalah tiga akses ke pembuluh darah.

Tiga akses masuk ke pembuluh darah

a. Akses Fistula Arteriovenosa
Akses ini dapat digunakan secara permanen, bahkan lebih nyaman digunakan karena tidak perlu memasukan alat external ke dalam tubuh. Akses ini dibuat dari arteri yang bertugas untuk membawa darah dari dalam jantung ke vena untuk diedarkan ke tubuh dan kembali lagi ke jantung.

b. Akses AV Graft
Tabung plastik sintesis melingkar yang memiliki tugas untuk menghubungkan antara arteri ke vena. Namun, akses ini lebih rentang terkena infeksi, biasanya akses ini digunakan jika pembuluh darah terlalu kecil.

c. Akses Kateter Vena
Kateter vena merupakan akses yang perlu digunakan untuk pasien yang mengalami gagal ginjal kronis, akses ini terlalu sensitif dengan resiko yang tinggi karena bisa terjadi komplikasi.

2. Alat Dializer

Dialyzer merupakan tabung pencuci darah yaitu dimana terjadinya proses pencucian darah, cairan darah dan cairan dialisat keduanya dipisahkan oleh membran semipermeabel. Keduanya akan dipisahkan melalui lubang saluran yang berbeda.

3. Selang Dialiser

Selang ini tidak boleh digunakan berkali-kali, hanya satu kali pemakaian saja,karena bisa saja selang sudah tidak steril bercampur darah dan cairan. Jadi untuk setiap pasien harus menggunakan satu selang dan memiliki aturan pemakaian selang 8 kali dalam sebulan.

Biaya Hemodialisa

Tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk cuci darah, jika ada penderita gagal ginjal harus melakukan pengobatan hemodialisa, sebab akan berakibat fatal bila tak segera diberi tindakan dan dibersihkan. Tentunya dibutuhkan biaya untuk itu, setiap biaya memang pasti berbeda tergantung fasilitas kesehatan yang diberikan dari rumah sakit.

Biaya untuk hemodialisa antara Rp 800.000 – Rp 1.500.000 itu masih belum termasuk biaya tambahan lainnya, bahkan bisa sampai puluhan juta tergantung fasilitas apa saja yang didapatkan. Hemodialisa biasanya dilakukan setiap 2 minggu sekali karena ginjal harus dicuci untuk membuang kotoran dalam ginjal agar tidak menumpuk, dan Anda harus mengeluarkan biaya setiap Anda akan melakukan pencucian darah.

Itulah penjelasan tentang hemodialisa, alat yang digunakan, dan kisaran biaya yang dikeluarkan untuk melakukan hemodialisa. Jagalah kesehatan ginjal Anda dan segeralah lakukan hemodialisa atau cuci darah bagi Anda yang mengidap gagal ginjal ataupun kerusakan fungsi ginjal demi kesehatan tubuh.

Leave a Comment

Your email address will not be published.

Scroll to Top