Bisakah Biaya Pengobatan Cuci Darah Ditanggung oleh BPJS?

Cuci darah atau lebih dikenal dengan hemodialisis merupakan tata cara untuk menggantikan fungsi dari ginjal seseorang yang sudah tidak sanggup lagi untuk bekerja yang diakibatkan oleh kerusakan di organ-organ tertentu. Tata cara ini bisa membantu meninjau tekanan darah serta dapat menyetarakan kadar mineral pada darah yaitu kalium, kalsium dan juga natrium.

Seseorang yang membutuhkan cuci darah yaitu seseorang yang mengalami kerusakan pada organ tubuh yaitu kerusakan ginjal berat. Seseorang bisa dikatakan gagal ginjal apabila bagian ginjal yang berfungsi hanya 10 hingga 15%.

Seseorang yang menderita gagal ginjal biasanya mendatangkan rasa mual, cepat lelah, muntah hingga dapat mengakibatkan beberapa pada bagian tubuh tersebut bengkak. Sebab, kondisi ini dengan kata lain yaitu naiknya kadar racun dalam darah yang diharuskan untuk segera dikeluarkan dari tubuh dengan melakukan cuci darah atau hemodialisis.

Cuci darah tentu dapat memberikan kesempatan untuk seseorang yang menderita gagal ginjal dalam menjalani aktivitasnya untuk kehidupan sehari-hari dengan sehat.

Lalu, Berapakah Biaya Untuk Cuci Darah?

Cuci darah memang bisa dikatakan tidak bisa untuk menyembuhkan gagal ginjal. Akan tetapi, perawatan ini bisa membuat seseorang akan merasa lebih tenang dan nyaman serta hidup menjadi lebih lama lagi.

Menurut standar pemerintah di negara Indonesia, biaya untuk cuci darah yang paling murah seharga Rp450.000-600.000, per tindakan. Itupun jika dirawat di rumah sakit tipe C atau dengan kata lain yaitu fasilitas dialisis paling sederhana atau murah.

Akan tetapi, besaran biaya untuk cuci darah berbeda-beda dan itu semua tergantung rumah sakit dan peralatan-peralatan yang mereka gunakan. Contohnya, biaya untuk cuci darah di rumah sakit yang bertipe A (paling mahal), rumah sakit bertipe B (Sedang) dan bertipe C (paling murah). Berikut ini terdapat daftar biaya di beberapa rumah sakit pemerintahan:

1. Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta
Untuk biaya terbagi menjadi 3 jenis, yaitu kecil dari Rp1.000.000-3.000.000, medium Rp3.050.000-6.000.000, dan besar Rp6.500.000-11.000.000) per tindakan.

2. Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. DR. Sulianti Saroso Jakarta
Untuk biaya mulai dari Rp400.000 hingga Rp 1.200.00 per tindakan.

3. Rumah Sakit Kusta Dr. Sitanala Tangerang
Untuk biaya mulai dari Rp750.000 hingga Rp 877.000 per tindakan.

4. Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya
Untuk biaya mulai dari Rp1.100.000 per pemeriksaan.

5. Rumah Sakit Immanuel Bandung
Untuk biaya mulai dari Rp5.537.000 per tindakan

6. Prima Hospital Tangerang
Untuk biaya mulai dari Rp2.030.000 hingga Rp3.040.000 per tindakan

Dari daftar biaya cuci darah diatas sudah tidak heran jika sebagian pasien mengurungkan niatnya untuk melakukan perawatan tersebut. Apalagi, banyak dari mereka melakukan prosedur tersebut 2 kali dalam seminggu untuk selama jangka waktu tertentu atau bahkan seumur hidup dan ditambah sejumlah biaya untuk obat tambahan.

Namun, Anda tak perlu khawatir mengenai biaya, semuanya pasti ada jalan keluarnya dengan cara mendaftarkan data diri Anda untuk menjadi salah satu peserta asuransi kesehatan milik pemerintah (BPJS). Banyak pasien yang merasa terbantu dengan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang disediakan oleh pemerintah dari BPJS Kesehatan.

Dengan membayarkan sejumlah anggaran setiap bulan, tentu sangat terbantu karena biaya yang relatif murah. Oleh karena itu, pasien tak perlu khawatir perihal biaya untuk cuci darah, sebab semuanya sudah ditanggung oleh pemerintah. Dan untuk syaratnya, Anda diharuskan untuk mengikuti prosedur untuk penggunaan BPJS kesehatan yang bisa dibilang lumayan rumit karena banyak tahap yang perlu Anda lewati.

Kini, BPJS Kesehatan sudah menerapkan sistem pembayaran dengan sistem paket lewat INA-CBGs, yang berarti semua tindakan yang berhubungan dengan cuci darah (pemberian obat-obatan dan transfusi darah) semua sudah ditanggung oleh BPJS sesuai dengan kelas rumah sakit.

Sistem paket ini diharapkan agar masyarakat tidak khawatir lagi soal biaya. Dengan begitu, pasien yang menderita gagal ginjal dapat menikmati hidup yang baik dan tetap tetap dapat untuk beraktivitas seperti layaknya orang yang sehat.

Itulah beberapa ulasan untuk biaya-biaya cuci darah dan penjelasan mengenai BPJS, semoga dapat memberikan manfaat berupa informasi yang lengkap. Upayakan gaya hidup yang sehat sebab sudah dipercaya dapat mencegah kemungkinan terjadinya gagal ginjal, Karena mencegah merupakan solusi terbaik yang perlu diterapkan.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top