Beginilah Cara Mengamankan WhatsApp Supaya Tidak Dibajak Oleh Orang Lain

WhatsApp merupakan salah satu layanan pesan secara instan yang sangat populer serta mudah digunakan. Di aplikasi ini mempunyai fitur keamanan. Contohnya penggunaan enkripsi dari ujung ke ujung chat agar menjaga rahasia pesan.

Tetapi peretasan yang menargetkan aplikasi WhastApp bisa berbahaya bagi privasi pesan serta kontak Anda. Ditahun 2019 pada bulan Oktober lalu melansir dari Make Use Of, penelitian keamanan Awakened mengungkapkan suatu hal. Yaitu adalah kerentanan aplikasi WhatsApp yang bisa memungkinkan peretas mengendalikan aplikasi WhatsApp dengan gambar GIF.

Pembajakan bekerja dengan cara memanfaatkan WhatsApp memproses gambar saat si pengguna membuka galeri untuk mengirim suatu file media. Dan jika hal ini terjadi, maka WhatsApp akan mengurai GIF agar menampilkan file pratinjau.

Agar bisa menjaga privasi supaya tidak dibajak orang lain Anda perlu memperbarui Aplikasi WhatsApp. Dari versi rendah ke versi yang lebih tinggi atau versi 2.19.244. Ada beberapa cara agar bisa mengamankan Aplikasi WhatsApp Anda. Beginilah cara mengamankan WhatsApp supaya tidak dibajak oleh orang lain.

  1. Lindungi WhatsApp menggunakan aplikasi kunci
    Cara mengamankan WhatsApp supaya tidak dibajak orang lain yang pertama adalah lindungi WhatsApp Anda menggunakan aplikasi kunci. Dengan cara mengaktifkan pola kunci saat mengakses akun Anda.

    Meski aplikasi WhatsApp belum tersedia fitur tersebut, tetapi ada aplikasi kunci yang bisa mengamankan akun Anda. Dan juga akan melindungi dari pelanggaran yang tidak diinginkan. Lalu bagaimana cara bekerjanya kunci aplikasi? Cara kerjanya yaitu dengan memanfaatkan prinsip dasar.

    Prinsip dasar itu sama yang dimiliki oleh ponsel cerdas. Yaitu Anda bisa mengatur pola atau sandi saat ingin membuka layar kunci. Tetapi juga Anda harus memberi pola atau sandi yang aman agar tidak mudah diketahui orang lain.

  2. Otentikasikan dua faktor
    Cara mengamankan WhatsApp supaya tidak dibajak orang lain yang kedua adalah otentikasi dua faktor. Beberapa pengguna mungkin tidak terbiasa untuk multi faktor atau otentikasi dua faktor. Namun hal itu seharusnya menjadi default sekarang ini.

    Anda bisa mengaktifkan multi faktor atau otentikasi dua faktor di pengaturan bagian keamanan WhatsApp. Menggunakan enkripsi serta juga otentikasi dua faktor, akan mengurangi kemungkinan pembajakan WhatsApp Anda.

    Multi faktor atau otentikasi dua faktor ini mengharuskan pengguna WhatsApp untuk memasukkan kode sandi yang diterima melalui pesan teks. Dan juga bersama dengan kata sandi di aplikasi WhatsApp Anda. Jadi jika pembajak tidak mempunyai nomor Anda, mereka tidak bisa menerima kode sandi.

  3. Kekuatan dari kata sandi
    Cara mengamankan WhatsApp supaya tidak dibajak orang lain yang ketiga adalah kekuatan dari kata sandi Anda. Apa itu kata sandi yang kuat? Kata sandi yang kuat yaitu suatu elemen penting di keamanan akun secara menyeluruh.

    Intinya Anda tidak perlu repot-repot memikirkan dan membuat kata sandi yang kuat sendiri. Anda bisa menggunakan aplikasi khusus untuk pengelola password. Tindakan ini bisa menghasilkan kata sandi yang kuat serta Anda juga bisa menyimpan di catatan pribadi.

    Supaya jika Anda lupa dengan kata sandi, Anda bisa melihatnya di catatan pribadi. Dan kalau Anda sering menggunakan WhatsApp di dekstop, kekuatan dan pengelolaan kata sandi seperti ini bisa juga dibutuhkan.

  4. Jangan lupa untuk keluar dari WhatsApp Web
    Cara mengamankan WhatsApp supaya tidak dibajak orang lain yang keempat adalah jangan lupa untuk keluar dari WhatsApp Web. Versi dekstop mempunyai kewajiban, misalnya kalau lebih dari satu orang yang sedang menggunakan komputer sama.

    Meski harus jelas, banyak orang yang tidak keluar dari akun dekstop setelah selesai menggunakan aplikasi WhatsApp Web. Tetapi bagaimanapun aplikasi WhatsApp di ponsel Anda akan memberi tahu setiap Anda menggunakan akun melalui dekstop atau PC.

    Hal itu sangat baik agar melacak akses aplikasi yang sudah Anda gunakan. Jika Anda mendapat pemberitahuan bahwa seorang sudah masuk ke akun dekstop. Tetapi itu sudah pasti bukan Anda maka bisa jadi tandanya orang lain telah membajak akun Anda.

  5. Jangan klik tautan yang mencurigakan
    Cara mengamankan WhatsApp supaya tidak dibajak orang lain yang terakhir adalah jangan klik tautan apapun yang mencurigakan. Jika Anda mendapatkan tautan yang aneh atau mencurigakan maka jangan asal mengklik tautan tersebut.

    Sebaiknya Anda terlebih dahulu mencari tahu tentang apa tautan itu. Tautan yang aneh atau mencurigakan bisa jadi itu cara orang lain untuk membajak WhatsApp Anda.

Beginilah cara mengamankan WhatsApp supaya tidak dibajak oleh orang lain diatas semoga bisa bermanfaat dan membantu Anda. Sebagai sesama pengguna WhatsApp perlu berhati-hati agar tidak terjadi ha-hal yang tidak diinginkan. Anda juga bisa menggunakan WhatsApp MOD untuk mendapatkan fitur-fitur lain yang tidak ada di WhatsApp Original.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top