Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (Sp.KFR) memegang peranan krusial dalam memulihkan kemampuan fungsional pasien pascastroke, cedera saraf tulang belakang, pascaoperasi ortopedi, gangguan muskuloskeletal kronis, hingga stimulasi motorik anak berkebutuhan khusus. Kota Bandung memiliki deretan rumah sakit rujukan utama dan pusat rehabilitasi medik terakreditasi dengan dokter spesialis berpengalaman. Panduan ini mengulas 7 rekomendasi dokter spesialis rehabilitasi medik terbaik di Bandung, rumah sakit tempat praktiknya, subspesialisasi klinis, serta prosedur pendaftaran pasien BPJS Kesehatan maupun umum.
Kebutuhan terhadap pelayanan Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi (KFR) terus meningkat di wilayah Bandung Raya. Berbeda dengan terapi mandiri biasa, dokter spesialis Sp.KFR bertindak sebagai penanggung jawab klinis (kapten tim medis) yang merancang program terapi komprehensif, mengawasi fisioterapis, terapis okupasi, terapis wicara, serta ortotis-prostetis. Tujuannya adalah meminimalkan disabilitas fisik, meredakan nyeri tanpa ketergantungan obat analgetik, dan mengembalikan kemandirian fungsional pasien dalam menjalani aktivitas sehari-hari (Activities of Daily Living).
Kasus-kasus medis yang ditangani di poliklinik rehabilitasi medik sangat beragam, mencakup pemulihan kelemahan separuh tubuh pascastroke (hemiparesis), saraf terjepit (HNP lumbal/servikal), pengapuran sendi lutut (osteoartritis), pemulihan fungsi paru pascapneumonia, hingga keterlambatan bicara dan motorik pada anak (pediatric rehabilitation). Mengetahui profil dokter dan kelengkapan modalitas di rumah sakit tempat praktiknya sangat membantu mempercepat proses kesembuhan. Berikut adalah 7 rekomendasi dokter spesialis rehabilitasi medik terkemuka di Bandung dan fasilitas rumah sakit tempat bertugas.
Table of Contents
Toggledr. Vitriana, Sp.KFR, Subsp.Ger(K) – RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung
RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung merupakan rumah sakit rujukan tingkat nasional di Jawa Barat yang memiliki Instalasi Rehabilitasi Medik paling lengkap dan terintegrasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran. Salah satu pakar senior yang berpraktik di RSHS adalah dr. Vitriana, Sp.KFR, Subsp.Ger(K), seorang konsultan rehabilitasi geriatri yang memiliki dedikasi panjang dalam penanganan kesehatan lansia.
Keahlian klinis beliau berfokus pada pencegahan disabilitas pada populasi lanjut usia, tata laksana gangguan keseimbangan dan risiko jatuh, sarkopenia (penyusutan massa otot), serta pemulihan pascaoperasi penggantian panggul atau lutut pada lansia. Di RSHS, layanan didukung fasilitas gimnasium medis canggih, traksi dekompresi tulang belakang, hidroterapi, dan terapi okupasi adaptif.
- Rumah Sakit Praktik: RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS), Jl. Pasteur No. 38, Sukajadi, Kota Bandung.
- Subspesialisasi: Rehabilitasi Geriatri (Lanjut Usia) dan Muskuloskeletal Lansia.
- Alur Pendaftaran: Pasien BPJS Kesehatan wajib membawa surat rujukan berjenjang dari faskes tingkat pertama menuju Poli KFR RSHS melalui pendaftaran online aplikasi reservasi RSHS. Tersedia pula poli eksekutif Angsana untuk pasien umum dan asuransi swasta.
dr. Farida Arisanti, Sp.KFR – RS Santo Borromeus Bandung
RS Santo Borromeus yang berlokasi di kawasan Dago merupakan rumah sakit swasta tipe B terkemuka yang terkenal dengan pelayanan rehabilitasi medik yang ramah, hangat, dan berpusat pada kenyamanan pasien (patient-centered care). dr. Farida Arisanti, Sp.KFR merupakan dokter spesialis rehabilitasi medik yang aktif melayani pasien rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit ini.
Fokus penanganan beliau meliputi rehabilitasi muskuloskeletal untuk mengatasi nyeri leher kaku, nyeri punggung bawah kronis, sindrom terowongan karpal (CTS), serta program mobilisasi bertahap pascacedera ligamen olahraga. Departemen Rehabilitasi Medik RS Borromeus dilengkapi modalitas modern seperti terapi gelombang kejut (ESWT), ultrasound therapy, microwave diathermy (MWD), serta ruang latihan sensorik integrasi untuk anak.
- Rumah Sakit Praktik: RS Santo Borromeus, Jl. Ir. H. Juanda (Dago) No. 100, Lebakgede, Coblong, Kota Bandung.
- Fokus Klinis: Nyeri muskuloskeletal, cedera olahraga, dan rehabilitasi pascabedah ortopedi.
- Alur Pendaftaran: Pendaftaran dapat diakses via aplikasi Borromeus Mobile, sambungan WhatsApp admisi, atau konter rawat jalan poliklinik spesialis. Menerima pasien umum, asuransi kesehatan swasta, dan korporat rekanan.

dr. Tertianto Prabowo, Sp.KFR, Subsp.Ped(K) – RS Immanuel Bandung
RS Immanuel Bandung memiliki reputasi kuat dalam penanganan rehabilitasi pediatrik dan tumbuh kembang anak di kawasan Bandung Selatan. dr. Tertianto Prabowo, Sp.KFR, Subsp.Ped(K) adalah konsultan rehabilitasi medik anak yang sangat berpengalaman dalam membimbing orang tua menangani gangguan fungsional pada bayi dan anak-anak.
Bidang penanganan utama mencakup cerebral palsy, keterlambatan perkembangan motorik kasar dan halus (developmental delay), spina bifida, tortikolis kongenital (leher miring), serta gangguan artikulasi bicara. Klinik tumbuh kembang RS Immanuel menyediakan ruang fisioterapi anak berwarna ramah anak, terapi okupasi sensorik integrasi, dan terapis wicara bersertifikasi.
- Rumah Sakit Praktik: RS Immanuel, Jl. Raya Kopo No. 161, Bojongloa Kaler, Kota Bandung.
- Subspesialisasi: Rehabilitasi Pediatrik (Anak) dan Tumbuh Kembang Motorik.
- Alur Pendaftaran: Pendaftaran dibuka untuk pasien umum, asuransi, serta rujukan BPJS Kesehatan melalui sistem antrean online rumah sakit. Disarankan membawa buku KIA/catatan imunisasi anak saat konsultasi pertama.
dr. Ellyana Sungkar, Sp.KFR, Subsp.N-O(K) – Santosa Hospital Bandung Central
Santosa Hospital Bandung Central merupakan rumah sakit berstandar internasional yang didukung pusat neurosains terpadu. dr. Ellyana Sungkar, Sp.KFR, Subsp.N-O(K) adalah konsultan rehabilitasi neuromuskular yang memiliki kepakaran mendalam dalam pemulihan kelainan saraf pusat dan tepi.
Keahlian klinis beliau sangat diandalkan dalam program neurorehabilitation intensif untuk pasien pascastroke iskemia maupun hemoragik, cedera kepala traumatik, Parkinson, Guillain-Barré Syndrome (GBS), dan kelumpuhan saraf wajah (Bell’s Palsy). Santosa Hospital menyediakan fasilitas rehabilitasi robotik, gait trainer untuk latihan pola berjalan, serta hidroterapi hangat di bawah pengawasan medis ketat.
- Rumah Sakit Praktik: Santosa Hospital Bandung Central, Jl. Kebon Jati No. 38, Kebon Jeruk, Andir, Kota Bandung.
- Subspesialisasi: Rehabilitasi Neuromuskular dan Pascastroke Komprehensif.
- Alur Pendaftaran: Registrasi dapat dilakukan melalui call center Santosa, website, atau loket pendaftaran poli spesialis lantai 3. Bekerja sama dengan berbagai asuransi swasta nasional dan internasional.
dr. Novitri, Sp.KFR, Subsp.Ger(K) – RS Santo Yusup Bandung
Bagi warga kawasan Bandung Timur dan Cicaheum, RS Santo Yusup adalah pusat layanan kesehatan rujukan yang menyediakan poli rehabilitasi medik dengan jadwal praktik yang teratur. dr. Novitri, Sp.KFR, Subsp.Ger(K) melayani pasien dengan pendekatan holistik yang memperhatikan aspek fisik, psikologis, dan kemandirian lingkungan tempat tinggal pasien.
Beliau menangani berbagai kasus penurunan stamina fisik pascarawat inap ICU/HCU, latihan pernapasan untuk penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), kekakuan sendi bahu (frozen shoulder), serta tata laksana osteoartritis lutut tanpa tindakan operatif melalui kombinasi injeksi pelumas sendi terarah dan penguatan otot kuadrisep.
- Rumah Sakit Praktik: RS Santo Yusup, Jl. Cikutra No. 7, Cibeunying Kidul, Kota Bandung.
- Subspesialisasi: Rehabilitasi Geriatri, Nyeri Sendi Kronis, dan Fisioterapi Kardiorespirasi.
- Alur Pendaftaran: Pasien dapat mendaftar melalui WhatsApp reservasi RS Santo Yusup H-1 sebelum jadwal praktik. Menerima pasien BPJS Kesehatan, jaminan asuransi swasta, dan pasien umum.
dr. Candra Setya Utama, Sp.KFR – RS Melinda 2 Bandung
RS Melinda 2 dikenal luas sebagai rumah sakit modern dengan kenyamanan premium dan fasilitas poliklinik terpadu di kawasan pusat kota Bandung. dr. Candra Setya Utama, Sp.KFR aktif memberikan layanan konsultasi dan intervensi rehabilitasi medik bagi kalangan eksekutif, atlet rekreasi, dan pasien pascabedah.
Pendekatan terapi yang diterapkan mengutamakan Interventional Pain Management non-bedah untuk meredakan nyeri saraf tepi, dry needling pada titik picu otot tegang, evaluasi postur kerja ergonomis (mencegah carpal tunnel dan cervical root syndrome), serta program pengondisian fisik atlet setelah operasi rekonstruksi ligamen lutut (ACL).
- Rumah Sakit Praktik: RS Melinda 2, Jl. Dr. Cipto No. 1, Pasir Kaliki, Cicendo, Kota Bandung.
- Fokus Klinis: Manajemen Nyeri Intervensional Non-Bedah, Ergonomi Kerja, dan Rehabilitasi Olahraga.
- Alur Pendaftaran: Pendaftaran dapat melalui WhatsApp Melinda Customer Care atau aplikasi reservasi dokter online. Menawarkan ruang terapi privat dengan standar higienis tinggi.
dr. Maya Damayanti, Sp.KFR – RS Al Islam Bandung
RS Al Islam Bandung yang terletak di kawasan Soekarno-Hatta merupakan rumah sakit rujukan utama masyarakat Bandung Timur dan sekitarnya dengan nilai-nilai pelayanan islami yang profesional. dr. Maya Damayanti, Sp.KFR menjadi salah satu dokter spesialis KFR andalan di unit rehabilitasi medik rumah sakit ini.
Layanan yang diberikan mencakup rehabilitasi pascastroke, penanganan kelainan bentuk telapak kaki datar (flat foot) pada anak dengan peresepan insole ortotik khusus, rehabilitasi skoliosis postural remaja, serta senam pencegahan osteoporosis bagi wanita pascamenopause. Unit KFR RS Al Islam didukung oleh tim fisioterapis dan okupasi terapis yang sabar serta komunikatif.
- Rumah Sakit Praktik: RS Al Islam Bandung, Jl. Soekarno Hatta No. 644, Manisi, Rancasari, Kota Bandung.
- Fokus Klinis: Ortotik-Prostetik, Rehabilitasi Pascastroke, Skoliosis, dan Kesehatan Tulang Lansia.
- Alur Pendaftaran: Melayani pendaftaran pasien rujukan BPJS Kesehatan via aplikasi Mobile JKN dan antrean RS Al Islam, serta pendaftaran mandiri poli spesialis umum.
Tabel Komparatif Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik di Bandung
Tabel berikut menyajikan ikhtisar spesialisasi dan rumah sakit tempat praktik untuk memudahkan Anda menentukan dokter yang paling tepat sesuai kebutuhan medis anggota keluarga:
| Nama Dokter | Subspesialisasi / Fokus Klinis | Rumah Sakit Tempat Praktik | Wilayah Bandung | Layanan BPJS Kesehatan |
|---|---|---|---|---|
| dr. Vitriana, Sp.KFR, Subsp.Ger(K) | Konsultan Geriatri & Sendi Lansia | RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) | Bandung Utara (Pasteur) | Ya (Rujukan Faskes Tingkat Lanjut) |
| dr. Farida Arisanti, Sp.KFR | Nyeri Muskuloskeletal & Ortopedi | RS Santo Borromeus | Bandung Utara (Dago) | Umum, Asuransi Swasta Rekanan |
| dr. Tertianto Prabowo, Sp.KFR, Subsp.Ped(K) | Konsultan Pediatrik & Tumbuh Kembang Anak | RS Immanuel Bandung | Bandung Selatan (Kopo) | Ya (Rujukan BPJS & Umum) |
| dr. Ellyana Sungkar, Sp.KFR, Subsp.N-O(K) | Konsultan Neuromuskular & Pascastroke | Santosa Hospital Bandung Central | Bandung Pusat (Kebon Jati) | Umum, Asuransi Swasta & Korporat |
| dr. Novitri, Sp.KFR, Subsp.Ger(K) | Geriatri & Rehabilitasi Kardiorespirasi | RS Santo Yusup | Bandung Timur (Cikutra) | Ya (Rujukan BPJS & Umum) |
| dr. Candra Setya Utama, Sp.KFR | Interventional Pain & Cedera Olahraga | RS Melinda 2 | Bandung Pusat (Pasir Kaliki) | Umum, Asuransi Swasta Prioritas |
| dr. Maya Damayanti, Sp.KFR | Ortotik-Prostetik & Skoliosis Remaja | RS Al Islam Bandung | Bandung Timur (Soekarno-Hatta) | Ya (BPJS Mobile JKN & Umum) |
Panduan Penting Sebelum Berkonsultasi ke Dokter Spesialis Rehabilitasi Medik
Agar sesi evaluasi medis dan perancangan program rehabilitasi berjalan optimal, perhatikan beberapa kiat persiapan berikut:
- Bawa Dokumen Rekam Medis dan Hasil Penunjang Lengkap: Selalu siapkan hasil foto rontgen (X-ray), pemindaian MRI, CT-scan, rekaman EMG (elektromiografi), serta resume medis operasi jika keluhan terkait tindakan bedah. Dokter Sp.KFR memerlukan data anatomis ini untuk menentukan batas keamanan latihan fisik dan memilih jenis modalitas elektroterapi yang aman.
- Kenakan Pakaian Longgar yang Nyaman: Dokter rehabilitasi medik akan melakukan pemeriksaan fisik fungsional, seperti mengukur lingkup gerak sendi (Range of Motion), kekuatan otot (Manual Muscle Testing), dan pola berjalan. Gunakan celana olahraga katun longgar atau pakaian yang memudahkan pemeriksaan pada area sendi yang bermasalah.
- Diskusikan Target Fungsional Realistis: Sampaikan secara jelas hambatan aktivitas apa yang paling ingin Anda pulihkan—misalnya ingin mampu berjalan mandiri ke kamar mandi tanpa tongkat, kembali menyetir mobil, atau menggendong cucu. Dokter Sp.KFR akan menetapkan target capaian bertahap (short-term and long-term goals) bersama tim fisioterapis.
- Patuhi Jadwal Terapi dan Program Latihan di Rumah: Rangkaian terapi fisik umumnya membutuhkan 8 hingga 12 sesi rutin (2–3 kali seminggu). Keberhasilan pemulihan saraf dan otot sangat bergantung pada konsistensi pasien menjalankan latihan mandiri di rumah (home program exercise) sesuai edukasi terapis.