Frequently Asked Questions

Kelembagaan
Sejak kapan KNSDG dibentuk?

Pada tahun 1976 dimulai dibentuk Komisi Pelestarian Plasma Nutfah Nasional (KPPN). KPPN ini merupakan perkembangan lebih lanjut dari kelompok kerja (pokja) plasma nutfah yang dibentuk sebelumnya pada tahun 1974. Pada bulan Juni 2001, melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor 341/Kpts/KP.150/6/2001 dibentuk Komisi Nasional Plasma Nutfah (KNPN). Untuk selanjutnya sejak tanggal 29 Desember 2006 Komisi Nasional Plasma Nutfah (KNPN) secara resmi berubah nama menjadi Komisi Nasional Sumber Daya Genetik (KNSDG) berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 734/Kpts/OT.140/12/2006.

Back to top
Apakah tugas dan fungsi KNSDG?

Komisi Nasional Sumber Daya Genetik (KNSDG) berfungsi dan berperan aktif, serta meningkatkan plasma nutfah Indonesia sebagai modal andalan dalam pembangunan nasional yang harus dikelola dengan baik, sehingga terjamin kelestariannya dan dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan, serta memberi keuntungan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat. Misi KNSDG adalah: Memasyarakatkan mekanisme pengelolaan plasma nutfah dan memberdayakan masyarakat untuk berperan serta dalam pelestarian dan pemanfaatan plasma nutfah secara berkelanjutan; sertamerumuskan program nasional pengelolaan plasma nutfah, termasuk koordinasi, pengarahan, dan pemantauan.

Back to top
Administrasi
Di manakah lokasi Sekretariat KNSDG?

Sekretariat KNSDG berlokasi di Jl. Tentara Pelajar No. 3A, Bogor. Gedung kantor Sekretariat KNSDG berada dalam lingkungan perkantoran Balai Besar Litbang Biogen (BB Biogen).

Back to top