Implementasi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67 Tahun 2006

Sebagai implementasi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 67 Tahun 2006 tentang Pelestarian dan Pemanfaatan Sumber Daya Genetik Tanaman, Kepala Badan Litbang Pertanian dalam memberikan izin eksplorasi, pemasukan atau pengeluaran SDG tanaman untuk penelitian serta izin pendaftaran kebun koleksi SDG tanaman sebagaimana dalam Permentan tersebut harus memperhatikan saran dan pertimbangan Komnas SDG. Sejak tahun 2007 sesuai dengan amanat di dalam Permentan Nomor 67 Tahun 2006, Komnas SDG untuk mendukung pelaksanaannya dalam keseharian selalu menyampaikan bahan masukan kepada Kepala Badan Litbang Pertanian apabila ada permohonan izin yang berkaitan dengan SDG tanaman.

Dalam tahun 2010, sejumlah permohonan izin kepada Menteri Pertanian telah diajukan oleh berbagai instansi swasta maupun instansi pemerintah. Permohonan tersebut dapat dikelompokkan berdasarkan jenis peruntukannya, yaitu (a) Permohonan izin pendaftaran kebun koleksi, (b) Permohonan izin pemasukan SDG tanaman, dan (c) Permohonan izin pengeluaran SDG tanaman untuk penelitian dan pelestarian. Sedangkan jenis permohonan izin eksplorasi SDG tanaman pada tahun 2010 tidak ada yang mengajukan.

Berdasarkan jenis permohonan izin yang diajukan, dapat dikelompokkan sbb:

  1. Permohonan izin pemasukan SDG tanaman juga telah diajukan oleh Direktorat Perbenihan dan Sarana Produksi – Direktorat Jenderal Perkebunan, PT Smart Tbk dan PT Astra Agro Lestari.
  2. Permohonan izin pengeluaran SDG tanaman telah diajukan oleh beberapa instansi, antara lain Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor dan PT Socfin Indonesia.
  3. Permohonan izin pendaftaran kebun koleksi telah diajukan oleh PT Bina Sawit Makmur Desa Mesuji, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Propinsi Sumatera Selatan.

Pemasukan SDG Tanaman ke Wilayah NKRI:

  1. April 2010. Sumber daya genetik tanaman kelapa sawit (Elaeis sp.) Varietas D x P C1002 dalam bentuk Clone Ramets sebanyak 10.000 benih oleh PT SMART Tbk.
  2. 15 Juni 2010. Sumber Daya Genetik tanaman Kelapa Sawit sebanyak 50.000 benih asal Kamerun atas permintaan PT Astra Agro Lestari.
  3. 19 Juli 2010. Sumber daya genetik tanaman kelapa sawit (Elaeis sp.) dari Instituto Nacional do Café (INCA), Republik Angola, sebanyak 125 aksesi dari Varietas Dura/Pisifera Tenera dalam bentuk biji/kecambah masing-masing sebanyak 1.750 biji/kecambah, yang keseluruhannya berjumlah 218.750 biji/kecambah. Pemasukan oleh Direktorat Perbenihan dan Sarana Produksi Perkebunan – Direktorat Jenderal Perkebunan.
  4. Desember 2010, pemasukan SDG tanaman pisang sebanyak 34 varietas masing-masing lima plantlet dari Bioversity International, Leuven, Belgium oleh BALITBU Tropika Solok.

Pengeluaran SDG Tanaman dari Wilayah NKRI:

  1. Februari 2010. Pengeluaran SDG tanaman oleh Kepala Bidang Konservasi Ex Situ – Pusat Konservasi Kebun Raya Bogor ke luar wilayah Negara RI sebanyak 29 jenis tanaman dalam bentuk biji untuk kepentingan konservasi dan penelitian the Nippon Shinyaku Institute for Botanical Research Sakanotsuji-ku, Kyoto.
  2. Februari 2010. Pengeluaran SDG tanaman oleh Kepala Bidang Konservasi Ex Situ – Pusat Konservasi Kebun Raya Bogor ke luar wilayah Negara RI sebanyak 30 jenis tanaman dalam bentuk biji untuk kepentingan konservasi dan penelitian M et Mma Daniel Girardon, LE Bruile, France.
  3. Februari 2010. Pengeluaran SDG tanaman oleh Kepala Bidang Konservasi Ex Situ – Pusat Konservasi Kebun Raya Bogor ke luar wilayah Negara RI sebanyak satu jenis tanaman (500 gram biji Pongomia pinnata) untuk kepentingan penelitian Ni Luh Arpiwi yang sedang belajar di University of Wetern Australia, Perth, Australia.
  4. April 2010. Pengeluaran benih dari Wilayah Negara RI oleh Kepala Bidang Konservasi Ex situ – Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor – LIPI untuk dikirimkan kepada Catalin Tanase dari Botanical Garden I A S I University AL I Cuza, Dumbrava Rosie 7-9 700487 I A S I, Romania sejumlah 5 (lima) jenis sumber daya genetik tanaman dalam bentuk biji masing-masing 10 butir yang akan dipergunakan untuk Penelitian. Adapun kelima jenis SDG tanaman tersebut adalah 1) Nymphaea lotus L.; 2) Ochna kirkii Oliver; 3) Abrus precatorius L.; 4) Lantana camara L.; dan 5) Pitosporum pentandrum (Blanco) Merr.
  5. Juni 2010. Pengeluaran SDG tanaman Ochrorma lagopus ke Xishuangbana Tropical Botanic Garden – Menglun, Mengla, Yunnan, RRC. Permohonan izin pengeluaran yang disampaikan Kepala Bidang Konservasi Ex situ – Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor – LIPI melalui PPI, sebanyak 1000 gram biji SDG tanaman Ochrorma lagopus untuk tujuan penelitian budidaya tanaman.
  6. September 2010. Permohonan perpanjangan izin pengeluaran SDG tanaman kelapa sawit (Elaeis guinensis) milik PT Socfin Indonesia ke CRA-PP, Pobe, Benin untuk penelitian, sebanyak 7.700 butir dan 10 unit pollen.
  7. Oktober 2010, Permohonan pengeluaran SDG tanaman dari Kebun Rya Bogor ke luar wilayah Negara RI sebanyak 20 jenis tanaman (terlampir) dalam bentuk biji (masing-masing 5 biji) untuk kepentingan konservasi dan penelitian the Guangxi Botanical Garden of Medical Plants, Nanning, Guangxi, P.R. China.
  8. Desember 2010. Permohonan izin pengeluaran SDG tanaman pisang dari Balai Penelitian Tanaman Buah Tropika, Solok ke Bioversity International, Leuven, Belgium untuk tujuan penelitian, sebanyak sebanyak 20 varietas masing-masing empat plantlet.

Izin Pembangunan/Pendaftaran Kebun Koleksi SDG
PT Binasawit Makmur mengajukan pendaftaran Kebun Koleksi SDG tanaman kelapa sawit miliknya yang berlokasi di salah satu blok Kebun Mesuji, Desa Mesuji, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Propinsi Sumatera Selatan. Verifikasi dan konfirmasi kebun dilaksanakan pada tanggal 9 11 Februari 2010.