Arboretum
Koleksi botani yang khusus diisi dengan jenis pepohonan (buah-buahan, industri, dan perkebunan).
Pada umumnya arboretum menampung semua jenis tanaman tahunan baik yang langka maupun yang telah dibudidayakan dan terkesan arboretum tersebut sebagai hutan buatan.
Cagar alam
Kawasan suaka alam yang karena keadaan alamnya mempunyai kekhasan tumbuhan, satwa, dan ekosistemnya atau ekosistem tertentu yang perlu dilindungi dan perkembangannya berlangsung secara alami.
Data evaluasi (evaluation data)
Kumpulan data yang diperoleh dari hasil kegiatan evaluasi, seperti kandungan gizi (kandungan amilosa biji, kandungan protein biji, dan sebagainya), reaksi terhadap cekaman faktor biotik (hama dan penyakit) dan abiotik (kekeringan, keracunan alumunium, keracunan besi, kadar garam tinggi dan sebagainya).
Data karakterisasi (characterization data) Kumpulan data yang diperoleh dari hasil kegiatan karakterisasi. Dengan demikian data karakterisasi akan berupa sifat-sifat dari karakter morfologis (warna bunga, bentuk daun, dan sebagainya), agronomis (umur panen, tinggi tanaman, dan sebagainya), biokimia (hasil skoring secara biner terhadap marka isoenzim), atau molekular (hasil skoring secara biner terhadap marka molekular) tergantung metode yang digunakan dalam kegiatan karakterisasi tersebut.
Data paspor (passport data) data yang berisi kumpulan informasi umum yang berhubungan dengan asal dari mana plasma nutfah tersebut dikoleksi. Data paspor memuat berbagai informasi yang berasal dari kegiatan eksplorasi. Dikarenakan data tersebut diinventarisir pada saat dilakukan eksplorasi (koleksi) di lapang, maka data paspor umumnya hanya berisi mengenai informasi-informasi yang bersifat umum. Namun demikian, informasi tersebut sangat bermanfaat untuk memberikan gambaran historis mengenai plasma nutfah yang dikoleksi.
Dokumentasi data Kegiatan untuk merekam dan menyimpan berbagai data penting yang dihasilkan dari suatu kegiatan.
Evaluasi (evaluation)
Kegiatan yang dilakukan guna mengidentifikasi kandungan senyawa gizi (protein, lemak, vitamin, dan sebagainya) serta bagaimana reaksi varietas tanaman terhadap cekaman faktor biotik (ketahanan terhadap hama, penyakit) dan abiotik (toleransi kekeringan, toleransi keracunan Fe, toleransi keracunan Al, toleransi kadar garam tinggi, toleransi lahan masam).
Karakterisasi (characterization)
Kegiatan dalam rangka mengidentifikasi sifat-sifat penting yang bernilai ekonomis, atau yang merupakan penciri dari varietas yang bersangkutan. Sifat/karakter yang diamati dapat berupa karakter morfologis (bentuk daun, bentuk buah, warna kulit biji, dan sebagainya), karakter agronomis (umur panen, tinggi tanaman, panjang tangkai daun, jumlah anakan, dan sebagainya), karakter fisiologis (senyawa alelopati, fenol, alkaloid, reaksi pencoklatan, dan sebagainya), marka isoenzim, dan marka molekular.
Pada ternak yang dimaksud dengan karakterisasi adalah perbandingan antara dua rumpun lebih. Agar karakterisasi ini berlaku, rumpun ternak yang dibandingkan harus dilakukan bersama pada lingkungan yang sama. Performa yang diamati harus meliputi semua aspek misalnya laju kelahiran, mortalitas, morbiditas, produksi, sistem pakan serta bila mungkin performa selama hidupnya.
Kawasan pelestarian alam Kawasan dengan ciri khas tertentu baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan keanekaragaman jenis tumbuhan dan satwa, serta pemanfaatan sedara lestari sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.
Kebun koleksi Kebun yang dikelola oleh lembaga-lembaga penelitian, perguruan tinggi, dan swasta yang umumnya berisi koleksi plasma nutfah jenis unggul masa lalu serta perangkat plasma nutfah lainnya yang langsung dapat dimanfaatkan untuk perakitan jenis unggul baru.
Kebun raya Merupakan tempat konservasi ex-situ berbagai jenis tumbuhan alam.
Suaka alam
Kawasan dengan ciri khas tertentu, baik di darat maupun di perairan yang mempunyai fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya yang juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyanga kehidupan.
Suaka margasatwa Kawasan suaka alam yang mempunyai ciri khas berupa keanekaragaman dan/atau keunikan jenis satwa yang untuk kelangsungan hidupnya dapat dilakukan pembinaan terhadap habitatnya.
Taman hutan raya
Kawasan pelestarian alam untuk tujuan koleksi tumbuhan dan atau satwa yang alami atau buatan, jenis asli dan atau bukan asli, yang dimanfaatkan bagi kepentingan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budi daya, budaya, pariwisara dan rekreasi.
Taman nasional Kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata, dan rekreasi.
Taman wisata alam Kawasan pelestarian alam yang terutama dimanfaatkan untuk pariwisata dan rekreasi alam.